Academic

Learning SNA with R Studio

Mengawali menulis untuk sebuah post itu rasanya sulit, kaya saya ini hahaha. Sepertinya tidak ada kata yang mau keluar, padahal pada intinya ada yang mau saya sampaikan. Minggu lalu, saya nyusun modul lab esn di kampus, tentang pengenalan R Studio untuk penggunaan Sosial Network Analisis. Pelajaran ini juga jadi pelajaran yang baru juga bagi saya, tapi tak apalah main coba-coba dan jadilah minggu ini selesai.

Saya pakai Package SNA, harus download dulu package-nya karena gada bawaanya. Datasetnya bikin sendiri pakai pendekatan matrix.

Sebelum coding, saya jelasin dulu ini jaringannya kaya apa. Saya bikin datasetnya bercerita tentang follow-following twitter, dan aktornya kaya gini.

rplot

  • Dandi is following Reza’s twitter.
  • Lala is Following Dandi, Reza, Ais and Eci.
  • Reza is Following Eci.
  • Ais is Following Lala.
  • Eci is Following all of them

 

capture

Gambar diatas adalah bentuk jaringan dan penjelasan gambar jaringan yang dihasilkan dari tabel matrix. Lalu dengan menggunakan SNA Package kita dapat membuat plot atau visualisasi sederhana dari tabel matrix tersebut. Lalu menggunakan SNA Package juga memudahkan kita untuk menentukan betweenes, closenness dan degree dari sebuah jaringan.

Betweness merupakan pengukuran sentralitas suatu node. Betweeness dapat dimisalkan sebagai simbol ”kekuatan” atau ”pengaruh” suatu node dalam jejaring sosial. Karna node tersebut sebagai jembatan/penghubung ke node lain, biasanya betweness dengan nilai tertinggi cenderung mempunyai informasi lebih banyak daripada node lain. Ada dua mode yakni indirect dan direct, pebedaannya adalah kalau direct dia memperhatikan arah hubungan, kalau undirect tidak.

Closeness adalah pengukuran banyaknya node lain yang dikenal oleh satu node dalam graph, tanpa pertimbangan bahwa node tersebut kenal dekat atau hanya sebatas mengetahui. Modenya juga ada dua, dengan R, bisa tahu undirect dan direct.

Degree adalah mengukur berapa banyak hubungan node ke node yang lain. Ada 3 mode, yakni untuk mengetahui hubungan yang mengarah pada node aktor, mengarah menuju aktor yang lain atau tanpa memperhatikan arahnya seperti indirect namun disini disebutkan “freeman”. Lets see the code.

So excited ingin tahu lebih banyak lagi, semoga selalu diberikan jalan yang memudahkan untuk belajar. Amin.

 

Advertisements
Tanpa kategori

A Short Escape – Coban Pelangi

Bulan desember adalah bulan liburan tersingkat selama kuliah di Telkom. Salah satu kegiatan yang harus ada di liburan adalah Berpergian. disamping makan bakso uti, kuliner sama adek, dan kegiatan menyuburkan badan.  Mungkin bagi saya yang murni anak rumahan akan sulit menjadwalkan pergi main sama teman, kemana, naik apa karena saya adalah perantauan sejati. Ya, harus saya akui ini. Merantau sejak SMP hingga Kuliah, kalau pulang kampung maka teman sepermainan di sekolah kalian tidak akan ikut kita pulkam kan?  Jika kalian juga merasa demikian, mungkin memang itu takdirnya.

Hari minggu itupun dirumah tidak ada yang berniat untuk pergi, kelihatanya. Tiba-tiba Ibu menyuruh semuanya bergegas pergi. Tanpa rencana dan untungnya sudah mandi. Hampir akan ngambek karena adik saya harus berhenti main game, tapi bisa diatasi. Kita berempat naik mobil dan voila! Let’s go to somewhere that only my mam knows. Hal yang paling indah dari perjalanan ini adalah tidak macet. Kita berangkat dengan tenang, main musik dan makan kerupuk yang dari rumah. Hingga sampai ke Coban Pelangi.

photo145620200907188274
Saya dan Adik saya makan mi indomi kuah rasa soto.

Setelah parking, kita menuju lokasi yang kurang lebih ada 700m dari area parkir dengan jalan berliku-liku naik turun ke kanan dan kekiri. Kalau haus atau lapar, dipinggir jalan ada kios,kok, jadi sepertinya tidak perlu bawa bekal. Udaranya segar dan tidak terlalu ramai. Namun tetap berhati-hati karena licin, disarankan memakai sandal gunung biar tidak kepleset. Atau kalau mau ikut cara saya, jangan pakai sandal/sepatu alias nyeker. But It’s fine and fun, tidak ada batu dan kerikil yang akan menyakitimu, hanya batu-batu besar sebagai tanjakan saja dan tanah basah yang dingiiiiiiiiiin di kaki.

Sampainya di coban beneran ada pelanginya lho, kita sampai jam 4 sorean dan kita disana sampai pelanginya hilang. Artinya mataharinya sudah tidak terlalu muncul untuk memberikan pelangi. Kenapa ada pelanginya? Karena tingginya air terjun bikin cipratan air yang sangat banyak. Jika terlalu lama melihat cobannya, dari jarak yang cukup jauh saja sudah bisa bikin basah kena cipratan airnya.

photo145620200907188275

Mungkin akan mudah saat kita turun ke lokasi, tapi tidak saat kita kembali ke area parkir. Jalannya sangaat naik dan itu akan membuat ngos-ngosan. Kalau capek ditengah jalan, bisa nyewa kuda untuk dibonceng sampai atas. Kalau tidak salah Rp.25.000 harganya tapi saya juga tidak terlalu ingat harga pastinya.

That’s it, coban pelangi sudah selesai. Kita pulang kerumah dan segera mandi karena pendakian ke coban pelangi sangat membuatmu berkeringat meski hawanya sejuk.

Mine

Hi my room!

Today started, im wake in train to bandung. I was with my friends, lintang, adit and rimba in the same board. 

Akhir akhir ini saya sangat bersyukur, begitu banyak kebaikan yang saya terima sebelum perjalanan. Alhamdulillah Allah memudahkan jalannya. 

Sebelum berangkat saya dibekali banyak sekali dan selama diperjalanan mendapat sangat banyak bantuan mulai dari menjaga koper besar, mengangkatnya dan banyak sekali lainnya hehe. Alhamdulillah ya Allah. Terimakasih. 

Dan malam ini, saya sampai di kamar saya, cat baru bewarna pink dan segala sesuatu yg dibekali dari malang membuat saya semakin bersyukur hari ini. 

Namun dikamar saya termenung sendiri, seperti ini nikmat yang saya terima tapi ibadah saya dan dosa saya keduanya sungguh memalukan. Ya Allah mohon maaf yang sebesar besarnya.

Academic

I need to learn a lot!

Masih terngiang dalam benak saya tentang mata kuliah satu ini: New Digital Economy. Mata Kuliah ini saya dapat waktu semester 4, membahas tentang era perekonomian baru yang serba data digital atau bisa juga mengenai New Data Economy, yang sebenarnya bahasnya tidak hanya sesempit itu saya rasa. Ini adalah awal yang nyata sejak kedatangan Go-jek, mata kuliah ini bercerita banyak hal yang menurut saya adalah fantastic!

Bagaimana menjelaskannya ya, disana ada: big data, internet of thing, over the top, analysis and analytic data, Cloud Computing, SMART Economy yang rasanya semua ini sudah overload. Sangat cepat berganti, membuat fokus jadi berantakan untuk hanya sekedar merangkai, terlambat.

Salah satunya yang saya rasa sangat menarik, adalah tentang BitCoin. Dari saya kecil, itu angan-angan saya jika saja ada uang yang diterima di seluruh dunia, maka saya tidak perlu tukar uang kalau naik haji. Itu bisa mematikan kurs dan penyedia jasa layanan tukar uang asing. Dan wow, saya terlambat untuk menyadarinya, dia sudah ada disana.

Jadi internet memacu semua orang untuk go-digital. Semua data ada pada cloud. Pengolahan data tidak bisa lagi dengan meneliti satu persatu lembar dan menyimpukan keputusan, selain karena begitu banyak datanya, human resouce juga tidak memadai. Orang-orang sudah mulai memikirkan bagaimana caranya agar data yang besar dalam bentuk teks, yang kita tahu bisa jadi teks dalam bentuk apa saja dengan vocab yang luar biasa banyak, bisa diatur, bisa dianalysis, di kategorisasikan dan bisa disimpulkan agar pengambil keputusan bisa lebih cepat dan akurat dilakukan.

Bagaimana itu jadinya, saya masih haus akan pengetahuan. Banyak yang saya tidak ketahui, dan ingin saya ketahui lebih banyak lagi. Rasanya baru kemarin saya tahu tentang sebenarnya apple vs google, sampai saya membeli bukunya freed vogelstein karena saking tidak tahunya. Dan isu baru yang lain tiba-tiba ada lagi. Saya jadi hilang arah mulai mempelajari hal itu dari start yang mana.

Mine

Today is Thea’s Birthday

This day is thea’s birthday, and i make a little celebration to say “happy birthday” with geosnap ice cream doodle in group chat. I write: happy birthday thea, hope you be more beautiful (love). Actually in case, i saw her like an half boy and girl, so i hope in her twenty years old she will be more well-girly. Soon, the others follow me, they send a happy birthday with their words. Anin pray for thea to be in date with Kevin, the junior students in collage who is thea crushing for. But there is an exception while she write his name, it’s became Kevin Bratawisnu, besides his name is Kevin…. *um, i forgot his long name*. In case, Kevin Bratawisnu is her rival to get Kevin-her crush. Kevin Bratawisnu is a smart student, but he told thea some boy-junior who is pretty in his mind. Thea was shocked to hear that from Kevin. She think kevin is a boy and like some boy-junior. And also, he mentioned his crush who is thea’s crush too. He is also named Kevin. And the game isn’t over yet.
A minute later, Gina send her hope too. She hope thea will be more pekat.  In indonesia, pekat  means strong concentrated of thing. It usually use for liquid mixture like coffe, black beans sauce or blended dark paint . And in this case, she use this to hope a dark-tan concentrated pigmens in her skin soon. It’s not a good hope if you’re an indonesian. In indonesia, more tan of your skin is more ugly you are. I don’t know who make those rule. But make sure to said like those things to friends who really close to you, or you wanna make she upset.

And surprisingly, Vira send us a picture of frozen disney Elsa queen. She make a surprise for her. Then followed with a picture of both of them carrying a piece cake. If you look at the cake, the paint was so detailed. Like a printed chocolate.  What a high struggle to make it printed.
I ever see printed chocolate on snapchat discover. It’s just like a printer as usual, but you don’t need a paper. I saw a boy plug-in a flash disk that he want to be painted for chocolate, then he operate the printer like a usual printer, and he said: Voila!. The printed chocolate picture has already made. It’s so high detailed curve to believe it was printed. Maybe i can order a chocolate picture in jember. What a high-tech stuff jember has already have!
But not too long, when i ask to the grup: is that printed chocolate on top cake?, Vira said it just a paper and she put on the top of cake. It makes me thing again, that those printer are already exist now days. It’s took a long time for distribute until asia, especially for Indonesia. Maybe i need to wait to taste a printed chocolate picture 😦